Seminar on Kalimantan Coal and Mineral Resources (KCMR)

1.    Seminar on Kalimantan Coal and Mineral Resources (KCMR)

Kalimantan dikenal sebagai pulau yang memiliki sumberdaya mineral dan batubara selain keterkenalannya sebagai wilayah minyak dan gas bumi. Eksplorasi dan produksi beberapa jenis komoditi seperti emas, logam dasar, bijih besi, bauxite dan berbagai tipe batubara telah dilakukan sejak sebelum masa kemerdekaan hingga sekarang saat teknik eksplorasi dan tambang modern telah diterapkan.

Seminar ini dilaksanakan dengan tujuan untuk

  • Meng-update, mendokumentasikan dan mempublikasikan informasi tentang sumberdaya mineral dan batubara Kalimantan, baik dari aspek eksplorasinya maupun pengembangan tambang-nya.
  • Men-sosialisasikan tentang potensi mineral dan batubara Kalimantan.
  • Menyediakan forum diskusi dan tukar pengetahuan tentang sumberdaya Kalimantan di antara ahli geologi, tambang, badan-badan pemerintah, staf universitas, dan pemangku kepentingan lainnya.

Seminar ini dilaksanakan dengan sukses di Balikpapan pada 29 – 30 Maret 2010, yang dilanjutkan dengan field trip ke Kutai Basin dan tambang batubara yang berdekatan. Program ini juga dimaksudkan juga untuk memperingati 50 Tahun IAGI (ultahnya 13 April).

Panitia acara KCMR ini banyak didukung oleh rekan-rekan yang bekerja di Kalimanta khususnya Balikpapan.

Steering Committees:        Sukmandaru Prihatmoko (MGEI/ Ivanhoe)

                                                Bronto Sutopo (MGEI/ Newmont)

                                                Mary R Silaban (MGEI/ Globe Asia)

                                                Chairul Nas (MGEI/ Trisakti)

                                                Mohammad Syaiful (IAGI/ ETTI)

Chairman:                             Elino Febriadi  (Arutmin)

Secretary:                              Yan Adriansyah (Arutmin)

Treasury:                               Kartika Dwi Handayani (Regent Pacific Group Ltd)

Fund Raising:                      MGEI

                                                Arif Zardi Dahlius (MGEI/ LAPI ITB)

Technical Presentation:     Iyus Sumarsono (Arutmin)

                                               Oktarifany Ayuningtyas (Arutmin)

                                               Achmad Rizky Nevianto (Arutmin)

                                               Wulandari Mandradewi (MGEI/ Avocet)

Field Trip:                            GDA

Zainuddin Lubis (Arutmin)

Paper Editors:                      Nurcahyo Basuki (ITB)

                                                Chairul Nas (Trisakti)

                                                Sukmandaru Prihatmoko (Ivanhoe)

Stephen Macmillan (GMT)                                        

Adi Maryono (Newmont)

                                                Bronto Sutopo (Newmont)

                                                Johan Arif (Newmont)

                                                Lucas Donny Setiandji (UGM)

                                                Noel Pranoto (BHP MA)

Seminar berlangsung sesuai rencana diikuti paling tidak 160 peserta terdaftar - belum termasuk para presenter (19) dan panitia sendiri – total sekitar 200 orang terlibat pada perhelatan ini. Tiga topik umum (UU Minerba, Tata Ruang Geologi, dan Mining Industri Outlook) dipresentasikan membuka seminar masing2 oleh pak Witoro (Sek-Dirjen Minerba), pak Adang Kusumah (Badan Geologi), dan pak Priyo Pribadi (IMA). Kemudian disusul 16 presentasi ilmiah selama 2 hari tsb. Dari 16 paper ilmiah, 7 berasal dari sector batubara dan 9 dari mineral – dimana 16 paper ini terdiri dari 6 paper bersifat umum dan 10 paper bersifat “local” (prospect/ tambang) yang mewakili (berasal dari) seluruh propinsi Kalimantan. Terlihat antusiasme peserta yang selalu bertahan sampai acara berakhir selepas jam 17.00 setiap harinya.

Tanggal 29 Maret malam, diskusi MGEI bertajuk Sampling Protocal and QA/ QC for coal dengan host Noel Pranoto. Kemudian pada tanggal 29 malam juga diisi dengan presentasi pendahuluan buat peserta field trip  ttg Kutai Basin oleh pak Andang Bachtiar dan Chairul Nas. Di evening talk/ discussion inipun peserta tetap melimpah dan bertahan sampai di atas jam 22.00.

Field trip juga berlangsung baik dan sukses ditunjukkan dengan antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta. Ringkasan hasil seminar adalah sbb:

Sektor mineral:

  • Presented papers represent all geographical distribution, except Meratus Mountains
  • Various deposit styles, commodities and sizes: porphyry, epithermal (LS-HS), skarn, iron ores, bauxites
  • New ideas and technologies are presented: deeper targets, older terrane, spectral geology
  • Despite Kalimantan can be considered as a mature exploration island, in fact no comprehensive data inventory on mineral resources and integrated geologic model of the whole Kalimantan
  • No real new discoveries, except  bauxite in Mempawah
  • Many constraints on progressing exploration and development
  • No new exploration licence is available, so that optimalization on existing grounds is essensial

Sektor batubara:

  • STRATIGRAPHIC CONCEPT USED BY PETROLEUM GEOLOGY WORKING – KUTAI BASIN + OIL & GAS, DATA SHOULD BE CONSIDERED IN ANY COAL EXPLORATION PROGRAM = THE AREA
  • DEEP COAL DRILLING DATA OBTAINED BY STRAITS (SEPARI) ARE VERY USEFUL FOR DEFINING THE COAL STRATIGRAPHY OF SAMARINDA AREA
  • SINCE INDONESIA IS ONE OF WORLD BIGGEST COKING COAL EXPORTERS, WE HAVE TO DEFINE THE COKING COAL POTENTIAL AS WELL AS THE QUALITY OF THE COAL
  • THE CBM POTENTIAL OF 450 TCF PUBLISHED BY ARI  (STEVEN SCOTT ) HAS VERY LOW DEGREE OF CONFIDENCE FOR PRELIMINARY STUDY, WHERE THE DEGREE OF  UNCERTAINTY  IS STILL VERY HIGH, THE RESULT SHOULD BE PRESENTED IN RANGE : BASE CASE -  WORSE CASE – BEST CASE
  • FOR JUNIORCOAL EXPLORATION/ MINING COMPANIES THEY  SHOULD LEARN FROM THE CASE OF EXPLORATION HISTORY PRESENTED BY ARUTMIN, IN ORDER FOR THEM TO REDUCE RISK and TO INCREASE THE SUCCES
  • HOW TO DO GOOD EXPLORATION PRACTISE AND COAL EXPLORATION AND ALSO WE NEED TO REPORT THE RESULTSIN JORC STANDARD

Masukan bagus datang dari pak Andang Bachtiar (kutipan langsungnya – dengan editing sana-sini…..):

==================

Pak nDaru dkk MGEI, sayang skali kalau berbagai data dan info mengenai Kalimantan Coal & Mineral Resources dlm 2 hari presentasi & diskusi dr 16 paper ini hanya disummary-kan ringan saja nanti sore... Mestinya ada kelanjutannya (menyambut tantangan Brett Gunter) yaitu pembuatan SUMMARY PAPER TTG RECENT ADVANCES ON KALIMANTAN COAL & MINERAL RESOURCES, yg penulisannya dilakukan bersama antara kwn2 praktisi pengurus MGEI dg kwn2 akademisi (diambil dr yg hadir di event ini). Kasi waktu 6 bulan riset & penulisan (kalau perlu masukkan info dr sub-referensi paper2 tsb), kmudian nantinya di IAGI Lombok Dec 2010 dipresentasikan dan dipublish khusus bersama2 dg reprint proceeding KCMR ini. Biaya riset (desk study) & penulisan & miting sy kira bisa 50-100jt, kita carikan sponsornya,...—cut--... ujung tombak penulisan kwn2 dr akademisi dan mrk juga dpt insentif u/nulis & mengkoordinasikan ini.... Gimana? #andang# Sent: Mar 30, 2010 11:33 AM

==================

Dalam rapat pengurus MGEI di hari kedua seminar (sambil makan siang) – ide pak Andang tsb diputuskan akan difollow up. Sebagai person in charges-nya disepakati pak Nurcahyo Basuki (Ukik) dan Lucas Donny. Beberapa kesepakatan lain dibuat pada rapat tsb:

 

  1. Acara semacam KCMR tahun depan akan dilakukan untuk pulau Sulawesi – merespond bbrp permintaan baik dari kawan2 di Sulawesi dan lain-lainnya. Tempatnya di Manado (atau Makasar) – kawan-kawan di Avocet dan kemungkinan INCO (via email) telah mengindikasikan kesediaannya untuk bersama-sama dan bersibuk-sibuk mengurusinya.
  2. Usulan dari bapak-bapak dosen Yogya (Lucas) dan Bandung (Ukik, Andri) untuk membuat semacam kursus/ field trip buat fresh graduate (Yogya: volcanic rocks dan asosiasinya dengan mineralisasi; dan Bandung: mineralization systems – epithermal to porphyry di Jawa Barat) akan didukung MGEI.

2.    Luncheon Talk

             Selama periode 2010, satu Lucheon Talk (LT) dilakukan yaitu tentang:.

            Uranium – dari hulu sampai hilir: dilakukan tanggal 20 Oktober 2010 di Jakarta. Pembicara

            pada LT ini adalah DR. Achmad Sarwiyana Sastratenaya (BATAN).

Share
twitter.jpg  flickr.jpg  in.jpg  youtube.jpg